Henriksen06goldman's website

Our website

05
De
Panduan Melakukan Prediksi di Dalam Pertandingan Sepak Bola
05.12.2016 05:45


Tatkala menonton pertandingan sepakbola dalam layar sebelah hadapan kita sering disajikan kelakuan tebak skor yang dilakukan para spesialis. Walau menarik, saya gak percaya memotong skor merupakan sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau sekadar untuk fun and games bolehlah, namun tentu gak perlu dianggap serius sebab tidak ada pendek logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu buah pertandingan.

Berbeda dengan menebak siapa kru yang bakal menang -- atau bahwa pertandingan hendak berakhir dengan seri. Menebas seperti itu natural saja dikerjakan, walau di akhirnya globe itu tambun sehingga pemimpin pun kerap kali khilaf diprediksi. Mengapa? Karena terselip tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini saya akan kirimkan beberapa trik membuat bayangan yang langsung. Bukan bermanfaat saya terus-menerus benar pada memprediksi satu buah pertandingan. Pasti lah tidak, walau dengan terbatas berbangga (sediiiikit saja) aku memiliki rekor kebenaran dugaan yang sempurna tinggi: sama 3 mulai 4 perkiraan saya sesuai kenyataan.

Dua bulan pra terjadi, saya memprediksi akan terjadi All German kesimpulan di Permufakatan Champions. Pada final, dikategorikan di depan ribuan warga Surabaya yang membanjiri sebuah programa nonton menyerentakkan, saya memprediksi Bayern Munich akan mengalahkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben serupa penentu kemenangan. Sebelum itu saya pula meyakini kalau Atletico Madrid akan merebut Copa Del Rey. Terakhir, saya mencari Belanda akan mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin beta tekankan disini adalah; perkiraan bisa betul bisa khilaf, tapi yang penting satu prediksi telak harus memiliki dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, sebuah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, 1 buah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang sah maka segmen keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap sekadar tidak bisa diprediksi secara 100%, makin prediksi mengenai skor selesai. Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi naik tajam.

Hamba ajak Dikau untuk menelaah beberapa prediksi terakhir hamba guna menguraikan beberapa pijakan penting yang saya tetap akan bernilai bagi Anda saat mencoba memprediksi perbandingan.

Di antara perkiraan yang hamba sebut di atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena sepakan Real Madrid berkali-kali menyerempet mistar tiang Atletico]. Walau demikian tersedia logika di belakang bayangan tersebut: Atletico juara walaupun Real Madrid jauh lebih berkualitas. Syarat masa mengutuskan ketidakrukunan tokoh Madrid secara pelatihnya, Jose Mourinho, serta bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Mulai media ganjil saya mendapat kabar jika Ronaldo & Mourinho pun tidak sesuai (berita hal hal itu baru tampak di Indonesia beberapa ruang lalu). Serupa pelatih beta paham resmi arti keragaman tim di dalam dan di luar tanah lapang dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini ditambah faktor Falcao yang pada itu on fire, yang menghasilkan saya keji memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips prediksi 1: Pertimbangkan suasana dalam tim, terutama saat satu buah turnamen berlaku di mana pemain pantas terus rapi tanpa sanggup menghindari rekan-rekannya.

Tip antisipasi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat pertandingan cup, kemonceran striker begitu menentukan. Tatkala pertandingan persatuan kualitas kali panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta segala elemen tim lainnya. Saat laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menentukan, walau keuletan keseluruhan kru juga pantas dipertimbangkan.

Tatkala memprediksi penguasaan Belanda 3-0 atas Indonesia saya melawan hati nurani. Dengan subjektif hamba membela Nusantara tentunya. Tapi, saat menggunakan kacamata bercap objektivitas, kalian semua pasti setuju jika Belanda senggang di buat Indonesia. Dan kemudian mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih nyata? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat adapun Indonesia bakal bermain sesak gairah, jadi akan mampu mereduksi pertarungan kualitas. Oleh karena itu, skor sedikit atau besar bisa saja diprediksi beserta sound logic -- akan tetapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, ialah keberuntungan semata.

Tips dugaan 3: Hindari membela sebuah tim ketika membuat perkiraan. Kita boleh selalu berpikir tim tajuk mahkota kita menang, tapi ketika membuat prediksi tentu logika harus diutamakan di bagi fanatisme menawan hati.

Saya tersenyum saat membaca di satu buah media sekiranya tentang persamaan-persamaan final Perkongsian Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi juara terakhir kesempatan. Banyak pembaca saya serius terpancing untuk memprediksi kemajuan Dortmund berdasar pada fakta-fakta itu. Mereka tenggelam bahwa fakta-fakta tersebut mempesona dan benar2 benar memilikinya, namun bukan memiliki kolerasi apapun secara pertandingan pucuk Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah fenomena dengan kelurusan hati yang lain adalah salah satu rupa dari sekian banyak ulah fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terpancing para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), akan tetapi dijual seakan akan pantas menjadi lingkungan membuat satu buah prediksi pertandingan.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan jurang Dortmund vs Bayern pula dimunculkan sampai bertahun-tahun kincit. Karena sejarah statistik Dortmund memang semarak saat menentang Bayern, banyak yang kemudian menilai BVB akan dapat mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Sesuatu ini jahat. Mengapa? Karena statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik prolog musim pun tidak sanggup dengan begitu saja menjadi tonggak. Perkembangan ke-2 tim mulai pertemuan buncit perlu dipertimbangkan.

Tips antisipasi 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Dikau pada statistik pertandingan sempang kedua menyunggi yang paling dekat dengan saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim berdasar pada keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini aja.

Karena antisipasi saya terkadang saya munculkan di twitter (@coachtimo), besar pihak meminta saya menenung berbagai sayembara lainnya. Paling banyak saya abaikan atau saya tolak dengan alasan sedikit paham mengenai kekuatan ke-2 tim. Tanda saya ini senafas dengan tips dugaan berikut.

Trik prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat prediksi tanpa dilatar belakangi kabar dan saran yang baik mengenai tim atau perkongsian tersebut. Jika bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari memproduksi prediksi tentang MU vs Chelsea. Aku mustahil jadi pakar mengenai semua perhubungan yang terselip. Akui saja.

Tips dugaan 7: Kita juga tidak seharusnya menjangka setiap pertentangan. Ada waktunya pertandingan benar sulit diprediksi. Analisa Kamu deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua menyunggi menurut Anda 50-50. Jika sudah demi tahan pribadi, hindari memaksakan diri membuat prediksi. Beserta demikian prosentase kejituan prediksi anda dengan meningkat.

Masih banyak proporsi lainnya yang bisa serta patut digunakan dalam membuat sebuah dugaan yang terhormat. Karena keterbatasan tempat aku berhenti hingga di sini dulu.

Ingat: satu buah prediksi yang berkelas bukan melulu ditentukan oleh kebenaran prediksi tersebut. Sebuah bayangan yang terhormat, baik betul maupun cela, seharusnya dinilai dari reason atau kualitas analisa yang ada pada belakangnya. situs judi bola

Comments


Free website powered by Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!